banner 728x90

Di Hadapan Legislator Cirebon, Masyarakat Keluhkan Soal Sampah Hingga PJU

Sejumlah permasalahan dikeluhkan masyarakat Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon di antaranya masalah sampah, penerangan jalan umum (PJU) di jalur pantura, pelayanan publik yang kurang humanis baik disektor administrasi dan keseharian (RS, Puskesmas) hingga masalah pembuatan SIM yang sangat mahal diluar ketentuan.

Hal itu dikeluhkan masyarakat Losari kepada Anggota DPR RI, Dave Akbarsyah Fikarno dan Legislator DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka. 

Menanggapi keluhan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Losari tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka mengakui permasalahan sampah menjadi masalah bersama. Pasalnya, Pemda Kabupaten Cirebon baru memiliki satu lokasi TPA, sehingga belum mampu menangani permasalahan sampah tersebut. 

“Jadi masalah sampah ini tanggung jawab bersama, karena Kabupaten Cirebon baru memiliki 1 TPA dan kurangnya infrastruktur ini menjadi PR bagi Pemkab Cirebon,” kata Teguh saat Reses ketiga DPRD Kabupaten Cirebon di Desa Kalirahyu, Losari Cirebon, Kamis (2/6). 

Teguh menegaskan, masalah PJU di jalur Pantura perbatasan Losari Cirebon antara Brebes Jateng merupakan Jalan Nasional, sehingga kewenangan ada di Pemerintah Pusat.

“Masalah penerangan jalan umum ini di Jalan Nasional tidak hanya ini terjadi di Losari, tapi juga dari jalan Pantura Mundu sampai dengan Ldenga dan masalah PJU ini sudah dua kali disampaikan pada pihak Provinsi dan Kementerian di Pusat,” ujar Teguh. 

Sedangkan masalah pelayanan yang tidak humanis, diakui Legislator Golkar DPRD Kabupaten Cirebon tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk disampaikan pada mitra kerjanya di eksekutif, khusus pada dinas-dinas di bidang pelayanan administrasi maupun kesehatan Kabupaten Cirebon.

“Untuk masalah pelayanan dasar yang kurang humanis akan kami disampaikan pada dinas-dinas terkait,” ucapnya.

Sementara masalah surat izin mengemudi (SIM) bukan kewenangan Pemkab Cirebon, karena SIM menjadi kewenangan pihak kepolisian. Namun keluhan soal mahalnya biaya pembuatan SIM akan disampaikan pada pihak Polresta Cirebon. “Keluhan soal SIM ini akan kami sampaikan pada Kapolresta, agar ada keringanan pada masyarakat Losari yang saat ini sudah sadar hukum,” kata pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon tersebut. 

Sumber: Rmol.id

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply