banner 728x90

Dalam Reses DPRD, Masyarakat Keluhkan Infrastrutur

Seluruh anggota DPRD Kabupaten Cirebon selama sepekan ini, terhitung sejak Senin hingga Sabtu yang akan datang  (21-26/11) dijadwalkan menggelar Reses Pertama Masa Sidang tahun 2022-2023.

Diantaranya, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, R Cakra Suseno melakukan reses di daerah pemilihannya yaitu Dapil VII. Dalam reses atau belanja aspirasi yang dilakukannya, masalah infrastruktur berupa jalan, jembatan, irigasi pertanian hingga belum terpasangnya penerangan jalan umum (PJU) masih dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Cirebon. 

“Hasil reses kali ini banyak aspirasi yang masuk. Mayoritas mereka masih mengeluhkan soal infrastruktur yang perlu diperbaiki hingga soal PJU juga banyak yang mengeluh. Karena jalanan banyak yang belum terpasang PJU,” kata Cakra, kemarin.

Ia menjelaskan, saat reses di Desa Sindangkasih, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, konstituennya banyak yang mengeluhkan soal distribusi air untuk area pertanian, kemudian masalah infrastruktur, embung dan perbaikan saluran dalam mewujudkan ketahanan pangan yang perlu dilakukan oleh Pemda setempat.

“Kemudian masih minimnya PJU dan rambu lalu lintas, serta pita kejut yang harusnya disediakan di depan SMA, SD, dan SMP yang ada di wilayah Beber, khususnya untuk jalan Kuningan-Cirebon yang mengakibatkan banyak kecelakaan,” kata Cakra.

Politisi Partai Gerindra ini melanjutkan, di wilayah Kecamatan Beber juga perlu adanya evaluasi kaitan perizinan hiburan di sekitaran Gronggong. Karena, kata dia, berdasarkan hasil reses yang disampaikan pihak Polsek setempat sering terjadi keributan akibat adanya hiburan di lokasi tersebut.

“Kemudian ada juga aspirasi lainnya agar pemda menyediakan mobil atau bentor untuk angkut sampah dan mesin pemilah sampah,” ungkapnya.

Adapun aspirasi masyarakat di Desa Penpen, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, masyarakat meminta agar Pemda membuat atau membangun tempat pembuangan sementara (TPS) sampah dalam menanggulangi masalah sampah. Kemudian meminta agar disediakan mobil atau bentor untuk mengangkut sampah.

Selain itu, perbaikan saluran, pembuatan jalan usaha tani (JUT) dan pengelolaan Setu Patok dalam distribusi air untuk para petani di desa setempat. Perbaikan fasilitas lapangan sepakbola Desa Penpen, serta pemberdayaan kepemudaan pun tak luput dari aspirasi warga setempat.

“Masyarakat yang tergabung dalam PKK juga meminta agar ada pelatihan atau pembinaan UMKM dan meningkatkan ekonomi, khususnya usaha-usaha kreatif di Desa Penpen,” kata Cakra.

Selanjutnya, aspirasi masyarakat di Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon dalam reses yang dilakukannya, kata Cakra, mereka meminta agar di Desa setempat dibangun jembatan penyebrangan dan dilakukan peningkatan jalan yang menghubungkan wilayah Mertapada-Japura.

“Masyarakat Buntet meminta dibangun jembatan penyebrangan di Dusun 1 menuju Blok Serongan karena terhalang oleh Sungai Cikanci,” kata Cakra.

Apa yang menjadi aspirasi masyarakat dalam reses yang dilakukannya itu, kata dia, tentu akan dijadikan dasar untuk diperjuangan di lembaganya supaya bisa direalisasikan oleh Pemda Kabupaten Cirebon.

Sumber: Fajar Cirebon

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply