banner 728x90

Bukan Hanya e-Warong, Penerima BPS Bebas Berbelanja di Mana Saja

DPRD Kabupaten Cirebon meminta semua pihak terkait tidak mengarahkan keluarga penerima manfaat (KPM) dari bantuan program sembako (BPS) untuk membeli ke salah satu e-Warong.

BPS berbeda dengan BPNT, sehingga KPM yang mendapatkan program sembako berupa uang Rp600 ribu yang disalurkan PT Pos Indonesia bebas dipergunakan untuk membeli kebutuhan pokok yang dibutuhkan. 

“Tidak boleh ada arahan atau penggiringan kepada KPM dan KPM bebas membelanjakan uang bansos di warung manapun,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karina kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (2/3).

“KPM harus berani untuk menolak dan perlu diketahui tidak ada nota dan lain-lain untuk laporan penggunaan dana BSP tersebut,” tegasnya.

Siska mengaku menerima sejumlah laporan, baik dari medsos ataupun langsung kepada DPRD. 

“Ingat bansos BPS itu dimonitoring oleh pusat langsung,” ungkapnya. 

Disinggung soal kerancuan BPS berbentuk uang tersebut, Siska meminta masyarakat tidak perlu bingung, tinggal dibelanjakan sembako sesuai dengan kebutuhan dan tidak ada penggiringan.

“Mau belanja di e-warong, di pasar di manapun bebas,” tegasnya. Siska mendesak pemerintah desa di Kabupaten Cirebon untuk melakukan sosialisasi kepada KPM terkait BPS yang bebas dibelikan sembako, tapi bukan sesuka hati

Sumber: Rmol.id

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply