banner 728x90

Audensi PWI dan DPRD Kabupaten Cirebon, Fraksi Golkar Setuju Wacana Penyatuan Hari Jadi

Untuk membangun sinergitas dengan lembaga legislatif, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon mengunjungi kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (21/7/2022).

Kedatangan mereka diterima Ketua Komisi III DPRD setempat, Anton Maulana. Dalam kesempatan itu, PWI Cirebon juga mendorong agar fungsi DPRD Kabupaten Cirebon serta sikap kritisnya terhadap permasalahan daerah lebih ditingkatkan.

“Kedatangan kami ke DPRD Kabupaten Cirebon pertama untuk membangun sinergitas. Bahwa wartawan itu memiliki fungsi kontrol sosial sama seperti DPRD yang memiliki fungsi pengawasan terhadap roda pemerintahan,” kata Ketua PWI Cirebon, Alif Santosa.

Ia menegaskan, wakil rakyat di daerahnya ini diharapkan selalu kritis terhadap persoalan-persoalan sosial dan pembangunan daerah. “Karena kita tahu sendiri kalau rasa kritis itu hilang maka pembangunan ini tidak akan berjalan dengan baik, maka kita dorong legislatif agar meningkatkan sikap kritisnya terhadap persoalan-persoalan yang ada di daerah,” katanya.

Selain mendorong hal itu, kata dia, pihaknya juga menyoroti berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Cirebon. Seperti di antaranya terkait masalah pembangunan, jalan rusak dan lainnya. Bahkan kata dia, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Anton yang menerima kunjungannya dalam audiensi tersebut mengakui bahwa Kabupaten Cirebon ini unik dan dinilai tertinggal dengan daerah lain.

“Karena kalau daerah lain itu terang, Kabupaten Cirebon gelap, kalau daerah lain jalannya mulus, Kabupaten Cirebon jalannya rusak. Jadi gelap dan jalan rusak itu menjadi salah satu yang dikritisi oleh teman-teman DPRD,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana menyampaikan, pihaknya sangat merespon positif atas kunjungan dan saran dari PWI Cirebon. Karena, aku dia, dengan sinergitas yang terjalin dengan PWI Cirebon, berkaitan informasi yang belum diketahui, pihaknya bisa mengerti.

“Ada beberapa hal yang ditanyakan mengenai persoalan sampah, usulan dan lain-lain. Itu bagian dari sinergitas kita,” ungkap Anton.

Pria yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Cirebon ini melanjutkan, atas masukan dari PWI Cirebon tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti agar permasalahan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat khususnya bisa terselesaikan.

Salah satunya terkait permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon yang selama ini belum bisa teratasi. “Kita akan tindaklanjuti apa yang disampaikan dan saran yang masuk dari PWI Cirebon. Seperti persoalan sampah pun mudah-mudahan, bulan depan di Kubangdeleg bisa dilaksanakan. Di wilayah timur dan barat nanti ada TPA jadi wilayah angkutnya bisa lebih mudah,” ungkap Anton.

Kemudian terkait, persoalan jalan nanti akan ada upaya dengan meminta bantuan baik ke pemerintah provinsi maupun pusat, agar ketika APBD Kabupaten Cirebon tidak mampu menyelesaikan persoalan jalan, bantuan dari pusat dan provinsi itu bisa membantu.

“Kita awali lah, mudah-mudahan jalan di wilayah perbatasan bisa sama dengan jalan yang di Kabupaten Kuningan,” katanya.

Disinggung terkait wacana Hari Jadi yang disamakan dengan Kota Cirebon, Anton menambahkan, secara Fraksi Golkar pihaknya setuju mengingat dua daerah itu secara historis memang memiliki kesamaan. “Tapi jika ditanya secara dewan yang ada di DPRD saya tidak tahu,” tandasnya.

Sumber : Kabar Cirebon

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply