banner 728x90

RSUD Waled Sosialisasikan Hotline IGD Kebidanan kepada Seluruh Puskesmas

Waled selalu menciptakan berbagai terobosan dalam memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan,  salah satunya melakukan sosialisasi hotline IGD Kebidanan. Sosialisasi hotline kebidanan ini diikuti oleh seluruh Puskesmas di Wilayah Cirebon Timur.  

Direktur RSUD Waled dr M Luthfi SpPD FINASIM KHOM MMRS mengatakan, tujuan sosialisasi hotline IGD Kebidanan adalah untuk meningkatkan silaturahmi dan koordinasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas dengan RSUD Waled.

Sehingga, lanjut Luthfi, dapat memudahkan alur rujukan dan mempercepat respons time proses rujukan, khususnya untuk kasus-kasus kebidanan dan kandungan, yakni membantu penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Dijelaskan Luthfi, RSUD Waled memiliki berbagai pemeriksaan diagnostik dan pelayanan unggulan seperti hematology analyzer 44 parameter, electroforesis hemoglobin, electroforesis protein, GeneXpert, pemeriksaan PCR Covid-19,  CT Scan 128 Slice, pelayanan kemoterapi, afaresis terapeutik, hemodialysis, endoskopi saluran cerna, pelayanan maternal dan perinatal, medical check-up yang telah tersertifikasi, perawatan jiwa, dan lain-lain. Selain itu, didukung oleh dokter-dokter spesialis dan subspesialis yang dimiliki oleh RSUD Waled.

“Fasilitas tersebut tentunya perlu diketahui oleh tenaga kesehatan sendiri maupun oleh masyarakat sehingga berbagai fasilitas diagnostik dan pelayanan kesehatan ini dapat dimanfaatkan  secara maksimal oleh masyarakat.

RSUD Waled sebagai wajah pelayanan kesehatan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan wajah pelayanan kesehatan Provinsi Jawa Barat di perbatasan, juga terus bebenah dan bertransformasi agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi Hotline IGD Kebidanan ini diikuti oleh Kepala Puskesmas Bidan Koordinator, Bidan Poned, dan Bidan Desa di Wilayah Cirebon Timur. “Kegiatan ini juga disertai dengan seminar ilmiah tentang Kegawat-Daruratan Maternal dan Pencegahan Stunting, dengan narasumber dr Bogie Prabowo SpOG K-Obgynsos dan Dr dr Irman Permana SpA(K) MKes,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah MM mengungkapkan dengan adanya hotline ini akan memudahkan komunikasi, sehingga Puskesmas di wilayah timur tidak perlu ragu untuk merujuk ke RSUD Waled.

“RSUD Waled diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mudah dan cepat dan bersinergi dengan Puskesmas dalam upaya menurunkan AKI dan AKB. Kegiatan seminar juga diharapkan dapat diagendakan menjadi kegiatan rutin sehingga dapat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan di Puskesmas,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, selain menyampaikan tentang materi kegawat-daruratan maternal,  dr Bogie Prabowo SpOG K-Obgynsos juga menyampaikan tentang SOP Hotline IGD Kebidanan, yaitu :

1. Faskes pertama menghubungi Hotline IGD Kebidanan RSUD Waled melalui telepon di nomor 08112375757
2. Bidan/dokter jaga IGD Kebidanan yang bertugas saat itu memberitahukan ketersediaan ruangan
3. Bila tersedia ruangan, bidan/dokter jaga IGD Kebidanan yang bertugas saat itu langsung memberikan instruksi pra-rujukan
4. Faskes pertama melaksanakan pra-rujukan.
5. Setelah melakukan tindakan pra-rujukan faskes pertama mengirimkan pasien dengan didamping oleh bidan perujuk.
6. Hotline ini mulai efektif berlaku dalam seminggu kedepan.

Sumber : Radar Cirebon

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.