banner 728x90

Perubahan AKD Masih Tunggu Pengesahan Tatib

Meski di April 2017 ini sudah genap 2,5 tahun, perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada DPRD Kabupaten Cirebon belum juga dilakukan. Hal itu karena masih menunggu tata tertib (Tatib) dewan setempat yang belum disahkan.

 Seperti diketahui, di dalam Tatib DPRD Kabupaten Cirebon yang lama, perubahan AKD boleh dilakukan jika sudah 2,5 tahun menjabat. Dan sebelumnya telah ramai dari beberapa anggota dewan setempat bahwa perubahan tersebut bakal dilakukan di April 2017 ini.

Hal itu diakui Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Gerinda, H Subhan. Menurutnya, sangat wajar jika ada beberapa anggota dewan dan fraksi di parlemennya yang mennginginkan adanya perombakan atau perubahan AKD. Sebab, jika dihitung masa jabatan sudah 2,5 tahun di bulan ini.

“Hanya saja persoalannya kan saat ini tata tertib belum selesai dibahas. Jadi kita tunggu disahkan dulu, baru kita lakukan perombakan AKD,” ujar Subhan, Minggu (9/4/2017).

Ia mengakui, sejauh ini antarpimpinan dewan dan ketua fraksi di DPRD Kabupaten Cirebon, belum ada komunikasi terkkait rencana perubahan AKD tersebut. Namun, dirinya hanya mendapatkan informasi dari beberapa anggota dewan yang menginginkan adanya perubahan itu. Bahkan akunya, usulan secara formal pun sampai saat ini belum ada.

“Kalau sejauh ini usulan langsung dari fraksi belum ada. Sebab itu kan kewenangan fraksi masing-masing. Artinya yang menimbang perlu atau tidaknya untuk dilakuakan perubahan AKD,” kata Subhan.

 Tidak molor

 Lebih lanjut ia menyampaikan, sebenarnya dilakukan atau tidaknya perubahan AKD di lembaganya, tidak jadi persoalan. Selama ada yang mengusulkan bisa dilakukan, maka perubahan itu bisa direalisasikan. Namun sebaliknya, jika dirasa komposisi yang saat ini masih baik, maka tidak perlu ada perombakan.

“Kalau tidak ada juga tidak masalah, yang penting itu disepakati bersama. Dan kalau kita, Gerinda tak ambil pusing, mengalir saja, tidak ada bedanya buat kita,” katanya.

Hal itu pun sebelumnya telah ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H Mustofa. Menurutnya, perombakan AKD belum dilakukan karena masih menunggu disahkannya tatib di parlemennya itu. “Sebenarnya tidak molor, karena kan ada tatib yang baru dan itu belum disahkan. Maka dari itu kita tunggu dulu,” kata Mustofa.

Meski demikian, Mustofa mengaku sudah ada komunikasi dengan pimpinan fraksi terkait pengisian alat kelangkapan nantinya. Namun ia enggan menyebutkan AKD apa saja yang akan dirombak dan tidak. “Kita sudah komunikasi dengan pimpinan fraksi terkait AKD. Kita harap perombakan bisa dilakukan setelah LKPJ bupati selesai,” katanya.

Sumber: Kabar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.