banner 728x90

Pekerjaan Mangkrak, Dewan Sebut Kontraktor Kabur

DPRD Kabupaten Cirebon menganggap kontraktor peningkatan
jalan Bandengan-Setupatok kabur, sehingga saat ini pekerjaan mangkrak.
“Bandengan-Setupatok itu mah kontraktornya kabur. Buktinya, masih
mangkrak belum terselesaikan,” tegas Ketua Komisi III DPRD Kabupaten
Cirebon, Hermanto kepada /Radar, /kemarin.

Hermanto menjelaskan, pihaknya sudah meninjau peningkatan Jalan
Bandengan-Setupatok. Dia pun mengakui, hingga kini belum selesai bahkan
belum ada pekerjaan lagi.

Peningkatan Jalan Bandengan Setupatok, merupakan salah satu proyek
pembangunan yang tengah diinventarisir pihaknya. “Ya Bandengan ini sama
kayak di Arjawinangun, Jamblang yang tengah kami inventarisir dan sudah
loncat tahun, namun mangkrak,” ungkapnya.

Setelah selesai diinventarisir, pihaknya akan segera memanggil Dinas
PUPR untuk bisa mempertanggungjawabkan program kerjanya yang mangkrak.
“Nanti kita akan panggil dinasnya. Kita ingin minta penjelasan kenapa
bisa mangkrak begini, ada masalah apa?” ujarnya.

Pihaknya mensinyalir, banyaknya proyek pembangunan yang belum
terselesaikan hingga melebihi tahun anggaran, karena memang terlambatnya
lelang. “Salah satunya memang terlambat lelang dan kontraktor nakal.
Sehingga, bisa menyebabkan pengerjaan tidak sesuai waktu dan mangkrak,”
tuturnya.

Terkait dengan terlambatnya lelang, pihaknya masih belum bisa mengetahui
apakah imbas dari berbagai pemeriksaan yang sering dilakukan KPK pada
tahun 2019 lalu. “Itu sedang kita dalami. Apa alasan dinas sehingga
menyebabkan lelang terlambat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, proyek peningkatan jalan Bandengan-Setupatok Kecamatan
Mundu yang harusnya sudah selesai akhir tahun 2019 lalu, ternyata hingga
saat ini mangkrak. Proyek dengan anggaran Rp196.200.000 itu, masih
menyisakan sisi-sisi jalan yang belum dicor.

Camat Mundu, August Pentristianto SSTP kepada /Radar/ mengatakan, proyek
peningkatan jalan Bandengan Setupatok dilaksanakan pada tahun 2019
dengan masa kerja 50 hari. Harusnya akhir tahun 2019 sudah selesai.
Namun pihaknya sangat kecewa hingga Februari 2020, proyek peningkatan
jalan tersebut belum bisa terselesaikan.

“Yang belum terselesaikan itu sisi-sisi jalan yang harus dicor. Namun
sampai sekarang baru terpasang papan cornya saja, belum terselesaikan,”
ucapnya.

Pihaknya tidak mengetahui kenapa hingga sekarang pengerjaan peningkatan
jalan belum tuntas. Padahal, lanjutnya, itu ajuan pemcam berdasarkan
aspirasi dari masyarakat. Tetapi kenyataan di lapangan, jauh dari
harapan. Sedangkan akses jalan tersebut termasuk akses utama di
Kecamatan Mundu.

Sumber: Radar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.