banner 728x90

Masih Ada Ratusan Minimarket yang Disinyalir Tak Miliki IMB

Tidak menutup kemungkinan di Kabupaten Cirebon masih banyak minimarket yang berdiri tetapi tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Langkah tegas yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan menutup sementara dua minimarket dinilai dewan sangat tepat.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, R Cakra Suseno saat ditemuai di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (11/4). Menurutnya, masih ada minimarket yang membandel tanpa mengantongi IMB namun sudah beroperasi.

Pada 2016 saja, kata Cakra, data yang masuk ke Komisi II terdapat ratusan mini market tak memiliki izin mendirikan bangunan. Dia meminta pihak eksekutif untuk melakukan evaluasi setiap saatnya, sehingga kasus serupa bisa diminimalisir, agar PAD Kabupaten Cirebon terus meningkat.

“Ini yang menjadi permasalahan kita. Karena tahun kemarin saja dari 400 sekian hanya 200-an saja yang sudah memiliki izin. Untuk data terbaru kita belum dapat, ini juga yang kita tunggu apakah pihak eksekutif sudah melakukan evaluasi atau belum,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Kuota pengeluaran IMB di Kabupaten Cirebon dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) setempat, dalam satu tahun hanya 1.000 IMB. Bilamana ada perusahaan atau minimarket yang tak terdaftar di dinas tersebut, pastinya harus ditindak karena dipastikan tak kantongi izin lingkungan.

“Mengurus legalitas kalau tidak menyalahi prosedurnya itu sangat mudah kok. Dan saya minta kepada perusahan atau minimarket yang tak miliki izin segera diproses,” kata Cakra.

Cakra menjelaskan, terkait jarak berdirinya pasar-pasar modern dengan pasar tradisonal telah diatur dalam perda. Jika ditemukan adanya pasar modern yang jaraknya berdekatan dengan pasar tradisional dan memegang izin tentunya perlu dipertanyakan.“Perlu dipertanyakan, karena sudah jelas perdanya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Satpol PP Kabupaten Cirebon telah menghentikan sementara aktivitas dua mini market di Kecamatan Dukupuntang, Senin (10/4). Diberhentikannya operasional kedua minmarket tersebut karena diduga tak mengantongi IMB

Sumber: Fajar News

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.