banner 728x90

Lahan Dikuasai Desa, DPRD Cirebon Kesulitan Berikan Anggaran Pariwisata

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon mengaku kesulitan dalam mengalokasikan anggaran untuk pengembangan kepariwisataan yang dikuasai Pemerintah Desa.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori usai acara pengembangan wisata, kuliner dan ekraf di pendopo Kecamatan Lemahabang, Senin (25/4). 

Hasan menegaskan, untuk menggali potensi yang ada di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon, seperti wisata Kura-kura Desa Belawa perlu untuk dikembangkan untuk menambah pendapatan daerah. 

“Kami menemui kendala atas status tanah, karena sebagian besar tanah tersebut milik desa dan masyarakat, sehingga anggaran dari kabupaten sulit untuk diberikan,” katanya. 

Politisi PKB ini menjelaskan, kegiatan wawasan kebangsaan tidak hanya menanamkan jiwa patriotisme pada masyarakat, namun menggali potensi yang ada di wilayahnya masing-masing. 

“Aspirasi ini akan menjadi pembahasan dalam rapat dewan nanti, kemudian akan diajukan ke eksekutif untuk direalisasikan. Dalam mengembangkan potensi yang ada, perlu adanya peran seluruh pihak, baik Pemda, kecamatan, desa dan masyarakat itu sendiri. Maka diperlukan sinergitas yang baik, dalam mewujudkannya,” jelasnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon ini mengharapkan, potensi kecamatan yang sudah ada harus dipertahankan dan dikembangkan. Bila belum ada, gali dan temukan potensi tersebut. “Pasti, ada saja potensi di tiap kecamatan. Tinggal bagaimana peran aktif pemangku jabatan untuk menjadikan potensi tersebut menjadi bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Sumber: Rmol.id

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply