banner 728x90

Ketua BK Diganti, Mustofa Minta Anggota Dewan Jaga Kondusivitas

Ketua Badan Kehormatan (BK) pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon yang sebelumnya dijabat Sukaryadi dari Fraksi NasDem, kini ganti oleh H Mulus dari Fraksi Gerindra.

Pergantian tersebut melalui rapat paripurna internal DPRD Kabupaten Cirebon tentang perubahan komposisi anggota BK di gedung DPRD setempat, Selasa (22/5/2018).

Dalam rapat paripurna internal tersebut, selain Ketua BK kini dijabat Mulus, wakilnya pun kini berganti yakni dijabat oleh Muadi yang menggantikan Amenah dari PDIP.

“Pergantian komposisi AKD di BK ini mengacu pada tata tertib DPRD, bahwa jabatan BK dibatasi hingga 2,5 tahun. Oleh karena itu, posisi ketua dan wakil ketua BK mengalami pergantian,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H Mustofa usai memimpin rapat paripurna tersebut.

Ia melanjutkan, Sukaryadi yang sebelumnya menjabat sebagai ketua BK, kini sudah tidak masuk dalam BK atas usulan Fraksi Partai NasDem. Perubahan AKD BK tersebut, lanjut dia, untuk menjaga kondusivitas di internal DPRD Kabupaten Cirebon.

“Apalagi tahun 2018 ini merupakam tahun politik. Artinya tensi politik saat ini sangat tinggi. Oleh karena itu, kami harap semua anggota DPRD jangan sampai terpengaruh,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua BK DPRD Kabupaten Cirebon terpilih, H Mulus menyampaikan, sebagai ketua BK yang baru pihaknya akan menjaga moralitas dan martabat anggota di lembaganya, sesuai dengan kode etik atau peraturan tata tertib DPRD.

“Tahun ini adalah tahun politik, maka BK meminta seluruh anggota DPRD tidak larut dalam pesta demokrasi lima tahunan. Sehingga, tidak ada kejadian luar biasa oleh anggota DPRD,” kata Mulus.

Ia menjelaskan, para anggota dewan lebih banyak pengalaman. Oleh karena itu, lanjutnya, sangat diharapkan anggota dewan lebih paham dalam menjaga moralitas dan martabat lembaga.

Sumber: Kabar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.