banner 728x90

Jalan Alternatif Cirebon-Indramayu Rusak Parah, Berlubang dan Berbatu

CIREBON – Akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Indramayu, di Kecamatan Kaliwedi, kondisinya rusak parah. Selain rusak, jalan tersebut juga rawan terkena banjir. Pasalnya, posisi jalan berada di bawah tanggul kali, sehingga begitu air kali meluap, maka jalan akan tergenang oleh banjir.

Jalan terjal dan berbatu itupun luput dari perbaikan. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga yang berada di Kecamatan Kaliwedi, baik ketika warga ingin menuju Kabupaten Indramayu maupun ke Arjawinangun.

Salah satu warga, Imron menyampaikan sangat prihatin dengan kondisi jalan yang ada saat ini. Sudah rusak parah, banyak batu-batuan juga.

Menurut Imron, jalan tersebut memang sudah sangat lama tidak diperbaiki oleh pemerintah. Kalau diperbaiki, hanya menambal yang berlubang. Sehingga baru berapa bulan sudah rusak lagi, dan sekarang bertambah parah.

Imron mengungkapkan, tidak hanya kondisi rusak saja, jalan tersebut pun rawan terkena banjir. Kalau musim kemarau berdebu karena banyak pasir, tapi kalau musim hujan itu banjir. “Banjir kerap terjadi karena posisi jalan ada di bawah tanggul kali. Jadi begitu kali meluap, maka jalan pasti akan banjir terkena genangan,” bebernya.

Terlebih lagi, menurut Imron, jalan yang berada di terowongan jalan kereta api. Kalau yang di terowongan terkena banjir, sampai membuat motor dan mobil mogok. Padahal jalan ini akses utama.

Warga lainnya, Sunarto mengatakan, kondisi tanggul yang di atas jalan sering meresahkan warga. Meskipun tidak hujan, tapi air kali kalau besar terkadang meluap dan luapannya sampai terkena jalan. Sehingga jalan menjadi becek dan kondisinya rusak parah. “Kita yang lewat pun terkadang banyak yang terjatuh. Karena selain licin, juga berlubang dan berbatu. Jadi sangat membahayakan,” ungkapnya.

Sumber: Radar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.