banner 728x90

Hj. Yuningsih: Peran Linmas Jangan Disepelekan

2018 mendatang ada kemungkinan anggota Linmas di tiap desa tidak akan lagi berusia tua. Hal ini memungkinkan karena ada perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembentukan Kelembagaan Kemasyarakatan pada desa dan kelurahan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hj. Yuningsih mengatakan, selama ini hampir tiap desa memiliki anggota Linmas yang berusia tua dan terkesan hanya pengabdian semata, sebab honor mereka rata-ratanya diterima setahun sekali.

“Saat ini kita sudah bentuk panitia khusus di DPRD untuk pembahasan Raperda perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2013 tersebut, kemarin kita sudah berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat,” kata Yuningsih, Minggu (15/10/2017).

Menurut Yuningsih, peran Linmas di tiap desa jangan disepelekan, karena terkait dengan keamanan desa. Para anggota Linmas saat inipun tak hanya terkesan pengabdian karena jarang mendapatkan honor, mereka pun tak jarang digunakan tenaganya untuk berbagai hajatan di desa.

“Batasan usia memang tidak ada dalam Perda tersebut, hanya kitapun ingin Linmas di tiap desa itu energik. Untuk pendidikan para anggota Linmas pun sebetulnya di Perda tersebut minimal SD bisa menjadi anggota, namun ini bertentangan dengan aturan yang ada pada Kemendagri yaitu minimal SMA. Nah, lewat aturan perubahan Perda tersebut kita batasi saja minimalnya SMP,” kata Yuningsih.

Menurutnya, soal honor yang akan diberikan kepada para anggota Linmas nantinya masih harus dibahas di dalam Pansus. Namun pemberian honor ini diupayakan akan naik.

Yuningsih menambahkan, dalam perubahan Perda tersebut juga direncanakan ada agenda program melek teknologi di tiap desa. Hal ini dilakukan melalui program Warteg atau Warung Teknologi Tepat Guna.

“Intinya, agar warga di desa dan pelosok bisa merasakan dampak positif dalam penggunaan teknologi, teknisnya seperti apa wujudnya nanti akan dibahas di Pansus,” ujarnya.

Perubahan Perda tersebut merupakan Raperda inisiatif eksekutif. Di dalam draf pembahasan Raperda ini juga akan dibahas terkait kelembagaan di desa yang berhak memilih kuwu pergantian antarwaktu (PAW) yaitu RT,RW, serta BPD

Sumber : Kabar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.