banner 728x90

DPRD Minta Galian Ilegal Gumulung Tonggoh Ditutup

CIREBON-Peristiwa longsor aktivitas galian C ilegal di Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, membuat geram Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon. Apalagi, peristiwa tersebut merenggut korban jiwa. Perlu ketegasan pemerintah daerah untuk menghentikan setiap galian C ilegal.

Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon mengatakan, berdasarkan data yang dipegang komisi III, lokasi galian C yang berizin hanya ada di wilayah Kecamatan Dukupuntang, serta beberapa lokasi galian C yang memang diperuntukan alih fungsi lahan.

Menurutnya, aktivitas galian C ilegal yang merenggut nyawa orang itu, harusnya menjadi tamparan keras pemerintah daerah. Sebab, pemerintah daerah bisa kecolongan. Terlebih lagi, akvitas galian C itu dilakukan secara manual.

“Pemerintah daerah benar-benar kecolongan. Walaupun bentuknya manual, itu tetap ilegal. Kami tegaskan sekali lagi, Satpol PP untuk segera menutup, jangan sampai menimbulkan korban jiwa lagi,” tegas politisi PDI Perjuangan it

Ia menyampaikan, dengan ditemukannya aktivitas galian C ilegal di Desa Gumulung Tonggoh yang dilakukan secara kucing-kucingan, tidak menutup kemungkinan di tempat-tempat lainnya pun terdapat aktivitas yang sama. Sehingga, perlu adanya pengawasan yang ekstra dan ketegasan dari pihak eksekutif.

“Kalau sudah begini, kami pun akan turun meninjau lokasi galian tersebut. Sampai sejauh mana kegiatan galian C di Desa Gumulung Tonggoh itu yang jelas-jelas sangat melanggar. Apalagi di sana tidak ada tata ruang untuk galian,” pungkasnya

Sumber; Radar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.