banner 728x90

DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Lewat Reses, Rudiana: Siap Memperjuangkan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, selama satu pekan menggelar reses pertama masa sidang tahun 2022-2023. Reses yang dilakukan tak lain untuk menyerap aspirasi para konstituen di masing-masing Dapil anggota DPRD.

Dalam kegiatan reses yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana di Dapil II mendapat banyak keluhan masyarakat. Politisi PDI Perjuangan itu, dibanjiri aspirasi saat menggelar reses, terutama di Desa Bojong Wetan, Kecamatan Jamblang.

“Salah satunya, keluhan soal jalan rusak, saluran hingga soal pengangguran. Tak hanya itu, aspirasi terkait alat mesin pertanian (Alsintan) pun disuarakan,” kata Rudiana, Selasa (22/11/2022).

Rudiana mengaku akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat di Dapilnya itu. Yang tentunya kata dia, semampunya serta yang terkait dengan kewenangan Pemda Kabupaten Cirebon. “Karena, tidak semua keinginan warga itu, ada dan menjadi kewenangan daerah. Tapi pada dasarnya, kami akan memperjuangkannya,” kata Rudiana.

Misalnya saja, kata Rudiana, terkait harga-harga sembako, kewenangan penentuan harganya, bukanlah dari daerah. “Tapi pada prinsipnya, semua aspirasi yang telah disampaikan, kami rangkum. Nantinya akan kita bahas. Mana yang harus diprioritaskan untuk segera ditindaklanjuti, dan mana yang bisa ditunda. Komitmen kami, siap menampung semua aspirasi. Terkait apapun itu,” katanya.

Dalam reses, lanjut dia, konstituennya meminta agar kondisi masyarakat saat ini bisa diperhatikan. Terjadi banyak pengangguran, padahal memiliki kreativitas.

“Anak-anak muda kita ini, banyak nganggurnya. Padahal mereka memiliki keahlian. Memiliki kreativitas. Tapi tidak bisa disalurkan,” katanya.

Kemudian soal penyaluran bantuan sosial (bansos). Masyarakat meminta agar pemerintah jeli sebab banyak yang tidak tepat sasaran. “Mereka yang berhak menerima, tidak pernah tersentuh. Alhasil, bansos pun tidak tersalurkan sebagaimana seharusnya,” kata Rudiana.

Aspirasi lainnya terkait penerangan jalan umum (PJU). Khususnya di blok Karangbaru dan Bojong Wetan masyarakat minta diperbaiki. Karena kondisinya rusak. “PJU sering mati. Khususnya di Blok Karangbaru. Tapi secara keseluruhan di jalan-jalan Kabupaten Cirebon. Masyarakat meminta agar bisa diperbaiki, karena itu kebutuhan vital, demi keamanan dan kenyamanan saat berada dijalan,” katanya.

Kemudian aspirasi terkait BPJS Kesehatan dan harga-harga sembako pun tak luput dari sorotan masyarakat.

Sumber: Kabar Cirebon

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply