banner 728x90

16 Kecamatan di Kabupaten Cirebon Alami Kekeringan

16 kecamatan di Kabupaten Cirebon mengalami kekeringan yang cukup parah. 16 kecamatan ini di antaranya adalah Klangenan, Waled, Arjwinangun, dan Susukan. Dari 16 kecamatan ini, terdapat sekitar 12 ribu lebih kepala keluarga terdampak kekeringan.
Plt Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon H Eman Sulaeman mengatakan, 16 kecamatan ini sudah mengadukan kekeringan ke BPBD secara tertulis, selanjutnya BPBD akan berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten Cirebon untuk antisipasi krisis air bersih.
“Saya perkirakan kecamatan yang terdampak kekeringan ini akan bertambah seiring memasuki Agustus sampai Oktober, di mana puncak kemarau baru akan terjadi. Dari 12 ribu kepala keluarga terdampak kekeringan di 16 kecamatan tersebut, tentu nanti juga akan bertambah,” kata Eman, Kamis (2/8/2018).
Saat ini, menurut Eman, pihaknya sedang menunggu surat tanggap darurat bencana kekeringan dari BPBD Jawa Barat. “Kita sudah membuat draf surat tanggap bencana kekeringan di Kabupaten Cirebon, namun kita harus menunggu dulu surat dari BPBD. Selanjutnya setelah ini kita akan melaksanakan rapat koordinasi terkait bencana kekeringan sebagai penyusunan langkah untuk menghadapi kekeringan tersebut,” katanya.
Eman menambahkan, tanda-tanda bencana kekeringan sudah tampak jelas. Antara lain keringnya sejumlah mata air dan embung, antara lain Sungai Cijangkelok yang terletak di wilayah timur Cirebon.
“Sungai Cijangkelok itu sangat vital, antara lain untuk mengairi sawah petani. Tapi sekarang sudah kering,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kabupaten Cirebon Suharyadi mengatakan, aliran air yang masuk ke pelanggan masih dalam kondisi normal, yakni 687 liter/detik. Namun, saat musim kemarau, menurutnya, PDAM pun akan berkontribusi terhadap warga di luar pelanggan PDAM. “Kita akan koordinasi dengan BPBD, hingga saat ini belum ada permintaan pengiriman air bersih ke sejumlah wilayah kekeringan,” katanya.

Sumber: Kabar Cirebon

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.